Ruang Lingkup Fisika, Besaran, dan Pengukuran

Ruang Lingkup Fisika, Besaran, dan Pengukuran - Hallo blogger, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ruang Lingkup Fisika, Besaran, dan Pengukuran,
kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami dan jangan di salah gunakan untuk menyotek. Untuk artikel selanjutnya Vektor. Baiklah, selamat membaca.

Latihan 1
1

Jawaban: b
Fisika merupakan bagian dari IPA dan mempunyai beberapa ciri sebagai berikut.
1) Objek kajiannya berupa benda konkret.
2) Dikembangkan berdasarkan pengalaman.
3) Menggunakan langkah-langkah sistematis.
4) Menggunakan cara berpikir logis.
5) Hasil kajiannya bersifat objektif (memihak kebenaran ilmiah).
2

Jawaban: a
Cabang Fisika yang mempelajari pemancaran, perilaku, serta dampak elektron atau partikel ber- muatan disebut elektronika. Adapun elektrostatis mempelajari listrik statis, elektrodinamis mem- pelajari listrik dinamis, teknik elektro mempelajari aplikasi elektronika dalam kehidupan sehari-hari, dan bioelektromagnetik mempelajari fenomena listrik dan magnetik yang muncul pada jaringan makhluk hidup.
3

Jawaban: c
Planet, bulan, matahari, serta bintang-bitang merupakan benda angkasa. Cabang Fisika yang mempelajarinya disebut astronomi. Fisika energi mempelajari energi bagi kehidupan makhluk hidup. Fisika modern mempelajari materi dalam skala atomik hingga subatomik geofisika mempelajari keadaan bumi, sedangkan mekanika mempelajari pergerakan benda.
4

Jawaban: c
Pemanfaatan Fisika dalam bidang kedokteran diterapkan pada sinar rontgen untuk mendeteksi patah tulang, penggunaan sinar laser untuk memecahkan batu ginjal, penggunaan USG untuk mendeteksi kondisi bayi dalam rahim, dan penggunaan sinar gamma untuk proses sterilisasi alat bedah. Sementara itu, penggunaan sel surya untuk kelistrikan rumah sakit merupakan contoh penerapan Fisika dalam bidang energi. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan c.
5

Jawaban: c
Fisika dapat diterapkan dalam bidang industri, antara lain:
1) Penggunaan sonar untuk mengetahui dalam industri kelautan.
2) Penggunaan gelombang akustik untuk mendeteksi kandungan gas atau minyak bumi.
Sementara itu, penerapan lainnya seperti penggunaan sinar gamma untuk sterilisasi alat bedah merupakan contoh penerapan dalam bidang kedokteran, penggunaan fiber optik untuk jaringan internet merupakan penerapan Fisika dalam bidang komunikasi, dan pembuatan kereta maglev menggunakan superkonduktor merupakan contoh penerapan di bidang transportasi.
6

Jawaban: d
Dalam melakukan metode ilmiah diperlukan satuan seperti kg, meter, sekon, dan meter per sekon yang diletakkan setelah angka hasil. Kriteria tersebut dinamakan berdasarkan teknik kuantitatif.
7

Jawaban: c
Tahapan-tahapan metode ilmiah sebagai berikut.
1) Identifikasi masalah dan studi pendahuluan.
2) Perumusan masalah.
3) Pengumpulan informasi.
4) Pengajuan hipotesis.
5) Melakukan eksperimen.
6) Analisis data.
7) Pengambilan kesimpulan. Jadi, jawaban yang tepat pilihan c.
8

Jawaban: c
Tahapan yang telah dilakukan Arnold adalah pengumpulan informasi dan pengajuan hipotesis. Oleh karena itu, langkah selanjutnya berupa melakukan eksperimen untuk membuktikan informasi dan hipotesis tersebut.
9

Jawaban:  c
Sikap yang dilakukan Beni adalah terbuka dan fleksibel. Seseorang yang melakukan kegiatan ilmiah harus terbuka dalam menyampaikan hasil kajiannya. Terbuka diartikan sebagai menerima masukan, saran, dan kritikan.
10

Jawaban: e
Tujuan penerapan keselamatan kerja sebagai berikut.
1) Melindungi praktikan dalam melaksanakan praktik.
2) Menjamin keselamatan bagi setiap orang yang berada di laboratorium.
3) Menjamin sumber-sumber produksi dan per- alatan laboratorium supaya terjaga, terawat, dan aman.
4) Mencegah dan mengurangi kecelakaan di laboratorium.
5) Memberikan pertolongan pertama pada kece- lakaan sebagai langkah awal penanggulangan.

Urairan
1

Jawaban:
Gunung Kelud yang meletus dapat dipelajari dengan ilmu Geofisika. Geofisika adalah ilmu yang mempelajari bumi dengan prinsip-prinsip Fisika. Dalam Geofisika terdapat seismologi, vulkanologi, dan geodinamika. Gunung api adalah gunung yang terbentuk jika magma dari perut bumi naik ke permukaan. Sebelum terjadinya gunung api terbentuklah gunung akibat pengaruh pergerakan antarlempeng. Dalam geofisika terdapat geodinamika. Geodinamika adalah ilmu yang mempelajari pergerakan antarlempeng bumi. Sebelum gunung api meletus, para ahli dapat memperkirakan gunung akan meletus dan gempa akibat gunung akan meletus. Hal ini akan dipelajari dalam vulkanologi. Vulkanologi adalah ilmu yang mempelajari tentang gunung api. Ketika gunung api akan meletus, terjadilah gempa. Gempa yang terjadi dinamakan gempa vulkanik. Gempa akan dipelajari dalam seismologi.
2

Jawaban:
Beberapa kejadian yang berhubungan dengan Fisika optik sebagai berikut.
a. Terjadinya pelangi.
b. Terjadinya fatamorgana.
c. Batang yang tercelup di dalam air kelihatan membengkok.
d. Posisi semua bintang.
e. Pemantulan sempurna pada serat optik
3

Jawaban:
Fisika mempunyai objek kajian berupa benda konkret (nyata dan ada). Kajian yang dilakukan berupa tingkah laku dan kondisi fisik benda tersebut. Kajian yang berupa tingkah laku objek seperti kondisi manusia yang sedang menarik atau mendorong benda. Contoh kajian yang berupa kondisi fisik seperti kajian mengenai pengaruh perubahan suatu benda karena lingkungan.
4

Jawaban:
a. Penggunaan generator sebagai penghasil energi listrik.
b. Penggunaan unsur radioaktif sebagai reaktor nuklir.
c. Penggunaan sel surya sebagai energi alternatif
5

Jawaban:
Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan di laboratorium sebagai berikut.
a. Bersikap hati-hati dalam melakukan percobaan di laboratorium.
b. Peralatan seperti gelas, zat kimia, dan listrik diperlakukan secara khusus.
c. Merapikan setiap peralatan jika telah selesai menggunakannya.
d. Tidak melakukan percobaan menggunakan api maupun pembakar spiritus jika percobaan telah selesai.

Latihan 2
1

Jawaban: d
Kelompok besaran yang hanya terdiri atas besaran turunan yaitu usaha, momentum, dan percepatan. Adapun suhu, massa, kuat arus, jumlah zat, dan waktu merupakan bentuk besaran pokok.
2

Jawaban: d
Kuat arus listrik dan intensitas cahaya termasuk besaran pokok. Sementara itu, massa jenis dan tegangan listrik merupakan besaran turunan. Jadi, jawaban yang tepat pilihan d.
3

Jawaban: c
Satuan daya dapat ditentukan dengan perhitungan:

Satuan gaya dapat ditentukan dengan perhitungan: Gaya = massa × percepatan
= kg × m/s2
= kgm/s2
Satuan momentum dapat ditentukan dengan perhitungan:
Momentum = massa × kecepatan
= kg × m/s
= kgm/s
Satuan impuls dapat ditentukan dengan perhitungan: Impuls = gaya × perubahan waktu
= kgm/s2 × sekon
= kgm/s
Jadi, jawaban yang tepat yaitu pilihan c.
4

Jenis-jenis besaran pokok beserta satuannya dapat dilihat dalam tabel berikut.
Besaran Pokok
Satuan
Panjang
Massa
Waktu
Suhu
Kuat arus
Intensitas cahaya
Jumlah zat
M
Kg
S
K
A
cd
mol
Jadi, kelompok satuan yang termasuk kelompok besaran pokok adalah kg, cd, dan K.
5

Jawaban: c
Energi dapat dibedakan menjadi energi potensial dan energi kinetik. Satuan dari energi potensial dan energi kinetik memiliki kesamaan. Energi potensial didefinisikan sebagai hasil kali antara massa, percepatan gravitasi, dan ketinggian. Oleh karena itu, satuannya sebagai berikut.

Jadi, usaha memiliki satuan yang sama dengan energi.
6

Jawaban: e
Besaran daya memiliki satuan kgm2/s3 berdimensi [M][L]2[T]–3, besaran gaya memiliki satuan kgm/s2 berdimensi [M][L][T]–2, dan besaran momentum memiliki satuan kgm/s berdimensi [M][L][T]–1
7

Jawaban: c
Gaya elastis pegas dinyatakan dalam:

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan c.
8

Jawaban: e
Pasangan besaran yang memiliki dimensi berbeda adalah pasangan berat jenis dan massa jenis. Berat jenis memiliki dimensi [M][L]-2[T]–2, sedangkan massa jenis berdimensi [M][L]–3. Adapun besaran lain seperti berat dan gaya memiliki dimensi yang sama yaitu [M][L][T]-2, energi dan usaha berdimensi [M][L]2[T]-2, jarak dan perpindahan berdimensi [L], sedangkan momentum dan impuls berdimensi [M][L][T]-1.
9

Jawaban: c
Persoalan ini dapat diselesaikan dengan analisis dimensi

Jadi, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh pilihan c.
10

Jawaban: b
Hasil pengukuran mikrometer sekrup berdasarkan penjumlahan skala utama dan skala nonius. Dalam pilihan jawaban ditunjukkan bahwa skala tetapnya bernilai 2,50 mm. Oleh karena itu, skala noniusnya dapat ditentukan dengan perhitungan sebagai berikut.

Jadi, jawaban yang benar pilihan b
11

Jawaban: d
Hasil pengukuran mikrometer sekrup sebagai berikut.
Skala utama = 4,50 mm
Skala nonius = (49 × 0,01) mm = 0,49 mm Hasil = skala utama + skala nonius
                       = 4,50 mm + 0,49 mm
                       = 4,99 mm
Jadi, hasil pengukurannya 4,99 mm
12

Jawaban: c
Cara membaca pengukuran diameter dalam menggunakan jangka sorong sebagai berikut.
1) Skala utama yang berdekatan dengan angka nol skala nonius adalah 1,9 cm.
2) Skala nonius yang berimpit tegak dengan garis skala utama adalah skala angka tiga.
3) Bacaan jangka sorong adalah
= 1,9 cm + (0,01 × 3) cm
= 1,9 cm + 0,03 cm
= 1,93 cm
Jadi, diameter dalam cincin adalah 1,93 cm.
13

Jawaban: b
Cara membaca skala jangka sorong sebagai berikut.
1) Skala utama yang berdekatan dengan angka nol skala nonius adalah 3,0 cm.
2) Skala nonius yang berimpit tegak dengan garis skala utama adalah angka sembilan.
3) Bacaan jangka sorong:
= 3,0 cm + (0,01 × 9) cm
= 3,09 cm
Jadi, tebal logam hasil pengukuran adalah 3,09 cm.
14

Jawaban: a
Massa benda yang diukur menggunakan neraca Ohauss dapat ditentukan dengan menjumlahkan bandul jarum penunjuk pada lengan neraca Ohauss. Hasil pengukuran massa benda yang dilakukan Mira yaitu:
Lengan atas = 300 gram Lengan tengah = 40 gram Lengan bawah = 6 gram Total hasil pengukuran
= 300 gram + 40 gram + 6 gram
= 346 gram
Jadi, massa benda yang terukur adalah 346 gram.
15

Jawaban: c
Pengukuran adalah suatu kegiatan untuk membandingkan suatu benda dengan benda lain yang ditetapkan sebagai satuan. Kegiatan pada pilihan yang merupakan jenis kegiatan pengukuran adalah Jono menentukan panjang meja dengan mistar. Benda yang diukur oleh Jono adalah meja, sedangkan besaran yang ingin diketahui Jono adalah panjang meja. Alat yang digunakan untuk membandingkan adalah mistar yang memiliki satuan sentimeter.
16

Jawaban: b

17

Jawaban: b
Kesalahan paralaks terjadi akibat kekeliruan pengamat dalam melihat nilai hasil pengukuran. Biasanya pengamat melihat hasil pengukuran secara tidak tegak lurus.
18

Jawaban: b
Hasil pengukuran ketebalan kayu yaitu 0,0250 memiliki 3 angka penting. Angka nol yang terletak di kanan maupun kiri koma bukan termasuk angka penting. Sementara itu, angka nol setelah angka bukan nol termasuk angka penting. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan b.
19

Jawaban: e
251,0 terdiri 4 angka penting
12,50 terdiri 4 angka penting
2,901 terdiri 4 angka penting
2,710 terdiri 4 angka penting
0,523 terdiri 3 angka penting
Jadi, hasil pengukuran panjang yang mempunyai 3 angka penting adalah 0,523.
20

Jawaban: e

Pada operasi penjumlahan ataupun pengurangan hanya boleh mengandung satu taksiran. Hasil pengukuran lebih dari lima angka dibulatkan ke atas. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan e.
21

Jawaban: a

Operasi perkalian angka penting menghasilkan bilangan dengan angka penting berjumlah sama seperti bilangan yang mempunyai angka penting paling sedikit. Jadi, hasil pengukurannya 20,8 dengan 3 angka penting.
22

Jawaban: e

Operasi pembagian angka penting menghasilkan bilangan dengan angka penting yang jumlahnya sama banyak dengan bilangan angka penting paling sedikit. Jadi, nilai kuat arus listriknya   5 ampere.
23

Jawaban: c

24

Jawaban: e

25

Jawaban: a


Uraian
1

Jawaban:
Dimensi pada ruas kiri memiliki kesamaan dengan dimensi pada ruas kanan.

2

Jawaban:
Medan magnetik disimbolkan B, gaya disimbolkan F, arus disimbolkan I, dan panjang disimbolkan A, medan magnetik dirumuskan:

3

Jawaban:
Pengukuran menggunakan jangka sorong perlu memperhatikan skala utama dan skala nonius. Perhitungan skala utama dan nonius sebagai berikut.
Skala utama = 5,0 cm
Skala nonius = (3 × 0,01) cm = 0,03 cm
Tebal buku = skala utama + skala nonius
                     = (5,0 + 0,03) cm = 5,03 cm
Jadi, perhitungan ketebalan buku sebesar 5,03 cm.
4

Jawaban:
Metode perhitungan dalam pengukuran massa menggunakan neraca Ohauss adalah penjumlahan nilai yang tertera pada lengan ratusan, lengan puluhan, dan lengan satuan. Nilai tiap-tiap lengan- nya sebagai berikut.
Lengan ratusan = 125 gram
Lengan puluhan = 30 gram
Lengan satuan = 3 gram Hasil = (125 + 30 + 3) gram
                           = 158 gram
Jadi, massa benda sebesar 158 gram.
5

Jawaban:
Pengukuran menggunakan mikrometer sekrup dibutuhkan mengetahui skala utama dan skala nonius pada mikrometer sekrup.
Skala utama = 3 mm
Skala nonius = (13 × 0,01) mm = 0,13 mm
Hasil pengukuran = (3 + 0,13) mm = 3,13 mm
Jadi, ketebalan kaca tipis sebesar 3,13 mm.
6

Jawaban:

Operasi pembagian angka penting menghasilkan bilangan dengan angka penting yang jumlahnya sama banyak dengan bilangan yang mempunyai angka penting paling sedikit. Jadi, hasil pengukurannya 35 cm3 dengan 2 angka penting.
7

Jawaban:
8

Jawaban:

9

Jawaban:
1 tahun = 365 hari
= 365 × 24 jam
= 8.760 jam = 31.536.000 detik
2,2 tahun = 2,2 × 31.536.000
= 69.379.200 detik

Jarak bintang dalam satuan SI
2,2 tahun = (69.379.200 detik)(3 × 10^8 m/s)
= 208.137.600 × 10^8 m
= 2,08 × 10^16 meter
Jadi, jarak bintang dalam satuan SI adalah 2,08 × 10^16 m.
10

Jawaban:
Kesalahan paralaks adalah kesalahan yang disebabkan oleh pengamat kurang tepat dalam melihat nilai dalam alat ukur. Untuk menghindari kesalahan paralaks dengan melakukan pembacaan tegak lurus terhadap hasil pengukuran.

Ulangan Harian
1

Jawaban: b
Lensa dan cermin berhubungan erat dengan peri- laku cahaya berupa pembiasan dan pemantulan. Cabang Fisika yang mempelajari tentang cahaya disebut fisika optik.
2

Jawaban: e
Sebagai bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam, Fisika mempunyai ciri-ciri berikut.
a. Objek yang dikaji berupa benda konkret (nyata dan ada).
b. Pengamatan dan penelitiannya dilakukan secara sengaja.
c. Penelitiannya dikerjakan secara sistematis.
d. Menggunakan cara berpikir logis dan konsisten.
e. Hasil kajiannya bersifat objektif. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan e.
3

Jawaban: d
Besaran-besaran pokok antara lain panjang, massa, waktu, kuat arus, intensitas cahaya, suhu, dan jumlah zat. Gaya, usaha (tenaga), berat, energi, dan frekuensi merupakan besaran turunan
4

Jawaban: d
Percepatan, kecepatan dan momentum termasuk besaran turunan. Sementara itu, intensitas cahaya dikelompokkan dalam besaran pokok. Jadi, jawaban yang tepat pilihan d.
5

Besaran Pokok
Satuan
Panjang
Massa
Waktu
Suhu
Kuat arus
Intensitas Cahaya
Jumlah zat
Meter
Kilogram
Sekon
Kelvin
Ampere
Candela
Mol
Jadi, satuan-satuan Fisika yang merupakan kelompok satuan besaran pokok yaitu meter, ampere, dan mol (pilihan d).
6

Jawaban: b

Jadi, besaran yang mempunyai satuan yang sama adalah momentum dan impuls sehingga jawaban yang tepat pilihan b.
7

Jawaban: c

8

Jawaban: e

9

Jawaban: a

10

Jawaban: e

11

Jawaban: a
Hasil pengukuran jangka sorong senilai 5,69 dapat diketahui jika mengetahui skala utama dan skala nonius hasil pengukurannya. Hasil 5,69 dapat dituliskan dengan skala utama 5,60 cm dan skala noniusnya 0,09 cm. Jika skala noniusnya sebesar 0,09 cm, letak skala nonius dan skala utama yang berimpit terletak pada angka sembilan. Jadi, jawaban yang tepat pilihan a.
12

Jawaban: d
Pengukuran menggunakan jangka sorong perlu memperhatikan skala utama dan skala nonius. Perhitungan skala utama dan skala nonius sebagai berikut.
Skala utama = 0,2 cm
Skala nonius = (9 × 0,01) cm
                       = 0,09 cm
Tebal buku = (0,2 + 0,09) cm
                     = 0,29 cm
Jadi, ketebalan buku berdasarkan perhitungan sebesar 0,29 cm.
13

Jawaban: a
Pengukuran menggunakan mikrometer sekrup ditentukan dengan melihat skala nonius dan skala tetap pada mikrometer sekrup. Hasil pengukuran menggunakan skala mikrometer sekrup akan diperoleh nilai 2,70 mm, jika skala tetap menunjuk angka 2,5 sedangkan skala nonius menunjuk angka 20. Apabila dilakukan perhitungan sebagai berikut.
Skala tetap = 2,5 mm
Skala nonius = 20 × 0,01 mm = 0,20 mm Hasil pengukuran total
= skala tetap + skala nonius
= 2,5 mm + 0,20 mm = 2,70 mm
Jadi, jawaban yang benar adalah pilihan a.
14

Jawaban: c
Skala tetap = 4,5 mm
Skala nonius = (11 × 0,01) mm
= 0,11 mm
Diameter kayu = (4,5 + 0,11) mm
= 4,61 mm
Jadi, diameter luar tabung kayu adalah 4,61 mm.
15

Jawaban: a
Massa yang diukur menggunakan neraca Ohauss dapat ditentukan dengan menjumlahkan nilai yang ditunjuk pada setiap lengan-lengannya. Hasilnya sebagai berikut.
Hasil = lengan ratusan + lengan puluhan + lengan satuan
      = (200 + 40 + 8) gram
      = 248 gram
Jadi, hasil pengukuran massa benda adalah 248 g.
16

Jawaban: b

Jika menggunakan notasi ilmiah, waktu yang dibutuhkan cahaya matahari sampai ke bumi adalah 5,00 × 102 sekon.
17

Jawaban: c
Angka nol yang terletak di sebelah kanan maupun kiri koma bukanlah angka penting. Sementara itu, angka nol yang terletak di belakang angka bukan nol termasuk angka penting. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan c.
18

Jawaban: d
Tinggi badan Andi = 1,68 m Tinggi badan Mila = 1,7 m Penjumlahan angka penting 1,68m
1,7  m
–––––– + 3,38m
Operasi penjumlahan angka penting hanya boleh mengandung satu taksiran. Jadi, hasil penjumlahan tinggi berdasarkan aturan angka penting 3,4 m.
19

Jawaban: d
42,57    (4  angka penting)
13,23    (4  angka penting)
11,9     (3 angka penting)
––––– – 
17,44
Operasi pengurangan angka penting hanya boleh mengandung satu taksiran. Jadi, hasil pengurangan bilangan-bilangan berdasarkan penggunaan angka penting adalah 17,4.
20

Jawaban: d
Panjang = 20,5 m        (3 angka penting)
Lebar = 4,3 m  (2 angka penting)
Luas = panjang × lebar
= (20,5 m)(4,3 m)
= 88,15
= 88 (2 angka penting)
Operasi perkalian angka penting, hasil penjumlahan angka penting mengikuti jumlah angka penting terkecil. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan d.
21

Jawaban: e

Operasi perkalian angka penting akan menghasil- kan angka dengan jumlah angka penting sama dengan angka paling kecil dari operasi perkalian tersebut. Jadi, jawaban yang tepat pilihan e.
22

Jawaban: b

Bilangan 24 cm memiliki 2 angka penting. Dalam operasi penarikan akar pada angka penting, hasilnya memiliki jumlah angka penting yang sama dengan jumlah angka penting yang ditarik akar. Jadi, panjang sisi persegi berdasarkan aturan angka penting adalah 24,0 cm.
23

Jawaban: e

24

Jawaban: b

25

Jawaban: b

Uraian
1

Jawaban:
Kejadian-kejadian yang berhubungan dengan mekanika antara lain:
a. pembalap motor ketika di tikungan jalan;
b. benda yang dilemparkan ke atas;
c. benda yang dijatuhkan dari gedung;
d. gerak bola ketika ditendang;
e. bola lama-kelamaan berhenti ketika bergerak di atas pasir.
2

Jawaban:

3

Jawaban:

4

Jawaban:

5

Jawaban:

6

Jawaban:

7

Jawaban:

8

Jawaban:

9

Jawaban:

10

Jawaban:


Sekianlah artikel Ruang Lingkup Fisika, Besaran, dan Pengukuran kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.Sekianlah artikel Ruang Lingkup Fisika, Besaran, dan Pengukuran kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Belum ada Komentar untuk "Ruang Lingkup Fisika, Besaran, dan Pengukuran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel